Peresmian Mushola Al-Fatchuri SMK Farmasi YPIB Brebes dan Penandatanganan AJB Tanah Wakaf Yayasan
Bertepatan dengan 1 Muharam 1448 Hijriah, SMK Farmasi YPIB Brebes menggelar acara syukuran peresmian Mushola Al-Fatchuri sekaligus penandatanganan Akta Jual Beli (AJB) tanah wakaf Yayasan Persada Bintang Sembilan Brebes. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan SMK Farmasi YPIB Brebes tersebut menjadi momentum penting dalam upaya pengembangan fasilitas pendidikan dan penguatan nilai-nilai keagamaan di lingkungan sekolah.
Acara peresmian ditandai dengan pemotongan tumpeng secara simbolis sebagai ungkapan rasa syukur atas selesainya pembangunan dan mulai digunakannya Mushola Al-Fatchuri. Pada kesempatan yang sama juga dilakukan penandatanganan AJB tanah wakaf antara Saudara Rasdam dengan Pembina Yayasan Persada Bintang Sembilan Brebes, Hj. Evi Nafidah.
Kedua agenda tersebut menjadi bukti nyata komitmen Yayasan Persada Bintang Sembilan Brebes bersama seluruh civitas akademika SMK Farmasi YPIB Brebes dalam meningkatkan kualitas sarana pendidikan sekaligus memperkuat pembinaan karakter dan spiritual peserta didik.
Sebagaimana pernah menjadi perhatian publik, tanah wakaf yang kini menjadi aset SMK Farmasi YPIB Brebes diperoleh dari hasil usaha para pengurus yayasan melalui pengelolaan sebuah toko ritel modern di Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes yang mana pernah berpolemik dengan oknum anggota DPRD brebes beberapa waktu lalu. Keberhasilan usaha tersebut menunjukkan kesungguhan yayasan dalam mewujudkan kemandirian lembaga demi keberlangsungan dan kemajuan pendidikan. Kepala SMK Farmasi YPIB Brebes, Abdul Baqi Khak, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan mushola tersebut.
"Alhamdulillah, segala puji bagi Allah SWT. Hari ini kita diberi nikmat untuk berkumpul meresmikan Mushola Al-Fatchuri SMK YPIB Brebes. Peresmian ini tidak lepas dari peran Yayasan Persada Bintang Sembilan Brebes selaku penyelenggara pendidikan, komite sekolah, pemerintah Desa Pulosari, dewan guru, karyawan, siswa-siswi, serta wali murid yang telah mendukung terwujudnya fasilitas ibadah ini," ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa nama "Al-Fatchuri" memiliki makna mendalam bagi keluarga besar YPIB. Kata "Al-Fath" berarti pembuka kemenangan, yang diharapkan menjadi pembuka jalan bagi siswa untuk berakhlak mulia, pembuka keberkahan bagi yayasan, serta menjadi pusat pembinaan karakter yang selaras dengan visi sekolah, yaitu "Siap Kerja, Beriman, dan Bertakwa".
Kepada para siswa dan guru, Abdul Baqi Khak berpesan agar keberadaan mushola tidak hanya menjadi bangunan fisik semata, tetapi juga dimakmurkan melalui berbagai kegiatan keagamaan.
"Anak-anakku, fasilitas sudah lengkap. Sekarang giliran kita memakmurkannya dengan shalat tepat waktu dan berjamaah, membiasakan tadarus 15 menit sebelum jam pertama, serta menjaga kebersihan mushola. Guru juga harus menjadi teladan. Siswa SMK YPIB harus unggul dalam tiga hal, yaitu skill, sikap, dan saleh," tegasnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Persada Bintang Sembilan Brebes, Aristianto Zamzami, menyampaikan bahwa pembangunan mushola dan pengembangan aset wakaf merupakan bagian dari ikhtiar menjaga amanat almarhum H. Fatchuri Agus selaku pendiri yayasan.
"Dengan meneladani nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur'an Surat Ibrahim ayat 41–50, kami berharap dapat terus menjaga amanat Almarhum H. Fatchuri Agus untuk menjadikan SMK YPIB Brebes sebagai ladang amal yang terus memberikan manfaat bagi umat secara konsisten dan berkelanjutan," ungkapnya.
Ketua Komite Sekolah, Ustad Kamal Abdul Ghani berharap keberadaan mushola dan tanah wakaf tersebut dapat membawa keberkahan bagi seluruh keluarga besar sekolah maupun masyarakat sekitar.
"Semoga keberkahan senantiasa hadir di SMK YPIB Brebes. Dengan adanya mushola dan tanah wakaf ini tidak hanya menjadi sumber amal jariyah, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar. Bertepatan dengan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, mari kita jadikan momentum ini untuk melakukan refleksi dan terus berupaya menjadi lebih baik serta menebar kebaikan," katanya.
Senada dengan itu, Kepala Desa Pulosari, Nuralim, mengapresiasi langkah yang dilakukan yayasan dan sekolah dalam menghadirkan fasilitas ibadah yang representatif.
"Saya bangga dan berharap dengan adanya mushola ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Pulosari. Semoga SMK Farmasi YPIB Brebes semakin maju dan terus memberikan kontribusi positif bagi dunia pendidikan maupun lingkungan sekitar," ujarnya. Peresmian Mushola Al-Fatchuri dan penandatanganan AJB tanah wakaf ini menjadi tonggak baru bagi SMK Farmasi YPIB Brebes dalam memperkuat sinergi antara pendidikan, keagamaan, dan pengabdian sosial. Dengan semangat "Meneladani Nabi Ibrahim, Ladang Amal bagi Umat", seluruh elemen sekolah berharap dapat terus menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi generasi mendatang dan masyarakat luas.
Komentar
Jadilah yang pertama berkomentar di sini